Rabu, 01 Januari 2014

Cari Alpukat? Perhatikan Syarat-Syaratnya!

http://1.bp.blogspot.com/-Bp9CmxEVcCg/UrfZw4TrXQI/AAAAAAAAAcE/Elg7oRJJ2YI/s1600/buah+alpukat.jpg
Kamu sedang mencari alpukat tapi bingung bagaimana sih yang alpukat yang benar-benar yummy atau hanya terlihat yummy? Sebelum kamu membeli dan menyesal karena mendapat alpukat yang tidak sesuai keinginanmu, catat dulu yang satu ini ;)
Tapi sebelum tahu bagaimana alpukat yang asli enak, kamu harus mengenal buah alpukat itu sendiri.
 Alpukat merupakan salah satu buah favorit banyak orang karena manfaat dan rasanya yang unik. Buah berkulit hijau tua ini bisa mengatasi kulit kering dan membuatnya jadi kenyal, menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah, mengurangi lemak di perut. Tak heran kebanyakan penikmatnya berasal dari kaum hawa.



Ketika mentah buah alpukat memiliki rasa yang pahit, tapi ketika sudah matang rasa pahitnya akan hilang, tidak manis tapi tidak juga terlalu hambar. Oleh karena itu untuk menikmati alpukat biasanya dicampur dengan susu sebagai pemanis. Tapi kembali lagi pada lidah, kalau kamu suka rasa asli buah ini bisa juga langsung dinikmati.



Tahukah kamu kalau daun alpukat memiliki kandungan tertentu yang dapat mencegah alpukat matang di pohon. Jadi jangan coba-coba untuk menunggu matanya si alpukat ini di saat dia masih bergelantungan di pohonnya ya! Bisa-bisa kamu hanya memandanginya sepanjang tahun tanpa merasakan manisnya. Oleh karena itu, petiklah buahnya dan peram sampai dia matang.

Nah dalam memilih alpukat yang sudah matang sebenarnya merupakan hal yang gampang-gampang susah untuk dilakukan. Nah agar kamu tidak bingung dalam memilihnya, baca syarat-syarat alpukat lezat di bawah ini
  1. Pilih buah yang tua. Lho bagaimana? Jangan pilih yang warna hijau cerah. Bila buah alpukat benar-benar tua, biji alpukat akan terpisah dari daging buahnya. Jadi goyang-goyangkan buahnya, kalau berbunyi "klutuk2"  seperti ada bulatan bergerak-gerak di dalamnya (itu bijinya) berarti dia sudah siap santap. Alpukat yang tua memiliki tekstur dan rasa yang optimal : tidak pahit dan lembut. Selain itu, alpukat yang tua cenderung memiliki berat yang lebih ringan. Jadi kalau ditimbang bisa lebih hemat juga kaan :D 
  2. Setelah mendapat yang tua, coba cek di seluruh permukaannya adakah tanda-tanda daerah yang menghitam. Hindari mereka! Daerah yang menghitam itu bisa jadi berpenyakit atau busuk ataupun bekas memar. Jangan salah pilih antara daerah yang menghitam dan bintik-bintiknya ya! Kalau bintik-bintik sih sudah bawaan leluhur.
  3. Cek juga adakah tanda-tanda daerah yang berlubang. Bisa jadi berulat/keropos isinya. Jangan mentang-mentang dia ringan, lantas kamu beli! Bisa saja dia ringan karena isinya sudah digerogoti ulat, hiyy
  4. Pilih alpukat sesuai dengan rentang waktu kebutuhan. Setelah lolos tiga ujian di atas, kamu harus pertimbangkan kapan kamu mau mengkonsumsinya. Kalau butuh dikonsumsi segera, maka pilihlah yang sudah masak dengan cara menekan daging buahnya. Alpukat yang sudah masak, biasanya empuk dagingnya. Tapi kalau hanya epuk beberapa bagian saa, itu tandanya dia empuk karena memar. Kalau seluruh bagian empuk, bisa dipastikan alpukat itu sudah masak sempurna. Sesuaikan tingkat ke-empuk-an alpukat dengan tujuanmu. Untuk salad/es, pilih yang empuk tapi agak keras agar teksturnya tidak mudah hancur saat dipotong atau dikerok. Kalau untuk jus, tidak masalah, toh nantinya hancur juga..hehe.
  5. Kalau kamu ingin membeli dalam jumlah banyak untuk stok harian, maka pilihlah alpukat sebagian yang masak dan sebagian yang masih mentah. Yang sudah masak untuk konsumsi waktu dekat dan yang mentah untuk hari-hari berikutnya.
Nah, sudah tahu kan bagaimana syarat-syarat buah alpukat yang asli enak? Semoga setelah membaca catatan kecil ini, kamu tidak salah pilih saat membeli buah alpukat di pasaran :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Android Tips, Tecno Android Phones and Download 2go